WINDOWS 8
Sistem operasi berbasis x86 ini tersedia
dalam versi basic, pro, dan enterprise. Untuk pengguna gadget dengan prosesor
ARM, microsoft menawarkan windows RT. Windows 8 sangatlah berbeda dari
pendahulunya. Sistem operasi ini tampil dengan sistem new Tile-based. Pihak
microsoftmengatakan desain semacam ini akan memudahkan pengguna. tetap dilain
pihak (pengguna), memutuskan untuk jadi atau tidaknya membeli windows 8
bukanlah perkara mudah, fitur baru yang dirasa microsoft hebat malah bisa
terjadi sebaliknya bagi pengguna windows.
Sistem operasi terbaru itu
menjanjikan sejumlah fitur menarik bagi para pengguna. Seperti 5 fitur berikut
ini
1. Internet Explorer
Internet Explorer konon sudah mengalami perubahan yang cukup signifikan.
Melalui browser ini pengguna bisa berselancar di internet dengan cepat, serta
mendapatkan pengalaman baru dengan sistem navigasi yang berbeda.
Untuk kembali ke halaman yang sebelumnya, pengguna hanya perlu menggeser ke
kanan atau kiri, sedangkan untuk memperbesar bisa dilakukan hanya dengan double
clik.
2. App Bar
Seperti diketahui bahwa Windows 8 memiliki antar muka baru yang mereka sebut
Metro Style. Navigasi pada sistem operasi ini sangat berbeda, pengguna bisa
menemukan sederet aplikasi hanya dengan menggeser bar dari bawah ke atas.
3. Toko Aplikasi
Ketika dirilis nanti Windows 8 akan memiliki toko aplikasi sendiri yang mereka
sebut Windows Store. Konsepnya mirip dengan yang ada di Android, iOS, dan
smartphone lainnya.
Untuk menikmati fasilitas ini pengguna harus memiliki akun Microsoft. Konon di
dalamnya sudah ada beberapa aplikasi dan game menarik yang bisa dinikmati
secara gratis selama periode Consumer Preview.
4. Layanan Cloud
Mungkin ini adalah generasi Windows pertama yang sudah memiliki beberapa
layanan berbasis cloud computing. Di dalamnya sudah ada penyimpanan cloud untuk
email, kalender dan kontak. Namun sayang, Microsoft Office sepertinya belum
tersedia pada versi Consumer Preview ini.
5. Serba Geser
Mungkin ini adalah fitur yang paling menyenangkan di Windows 8. Pada versi
Consumer Preview pengguna sudah dimanjakan dengan sistem navigasi serba geser
(sliding). Geser untuk berpindah aplikasi, geser untuk melihat aplikasi apa
saja yang sedang aktif, dan lainnya.
Kelebihan :
1.Dioptimalisasi untuk layar sentuh
Windows 8, interfacenya yang dijuluki sebagai Metro benar-benar dioptimalkan
untuk sentuhan dengan wujud ala interface Windows Phone.
2. Mendukung chip ARM
Windows 8 mendukung perangkat yang memakai infrastruktur chip ARM. Hal ini
diharapkan memperluas jangkauan Windows 8 di arena tablet, mengingat kebanyakan
tablet yang beredar saat ini memakai chip ARM.
3. Waktu boot yang singkat
Boot Windows 8 dalam demonya hanya berlangsung dalam 8 detik. Sebuah waktu yang
jauh lebih singkat dibanding booting di Windows versi sebelumnya.
4. Windows 8 tidak membutuhkan upgrade PC
Microsoft menyatakan komputer yang bisa menjalankan Windows 7 dapat pula
menjalankan Windows 8 sehingga user tak perlu upgrade PC. Menurut Microsoft,
prosesor Intel Atom dan RAM 1 GB sudah cukup untuk menjalankan OS ini
5. Toko aplikasi Windows Store
Windows 8 akan memiliki toko aplikasi sendiri yang dinamakan Windows Store.
Windows Store menyediakan berbagai aplikasi yang dioptimalkan untuk Windows 8.
6. Mendukung NFC (Near Field Communications)
Windows 8 akan mendukung NFC, sebuah teknologi yang kegunaanya antara lain
untuk transaksi keuangan digital. Tablet yang memakai Windows 8 pun kemungkinan
besar akan otomatis menyertakan fitur ini.
Kelemahan :
1. Tumpang tindih Metro UI dan Aero UI.
Developer menemukan adanya pergantian secara terus-menerus yang terjadi antara
tile-based Metro UI dan glassy Aero UI. Hal tersebut dinilai tidak masuk akal
dan sangat membingungkan. Berpindah dari aplikasi Metro dan aplikasi desktop
sangat sulit dilakukan.
2. Tidak ada opsi untuk mengubah tiles menjadi icons.
Ukuran tiles terkecil, tampilannya masih terlalu besar. Saat nantinya kita
menginstall banyak aplikasi maka screen Metro akan terlihat semrawut.
3. Sulit berpindah antar screen.
Tidak adanya fungsi Alt-Tab seperti saat bekerja dengan desktop dan keyboard
untuk berganti dari satu app ke app yang lain mungkin merupakan hal yang sangat
sulit. Sebagai gantinya, di Windows 8 Metro UI kita tidak bisa menggunakan
pointer atau finder untuk meletakkan screen di sisi kiri dan melakukan drag.
Kedengarannya sangat sepele, tapi masalah akan muncul saat kita bekerja dengan
banyak aplikasi. Tidak ada cara cepat dan mudah untuk berganti antar aplikasi.
Jika menggerakkan mouse ke arah kiri maka sebuah icon akan pops up. Dan jika
tidak tepat maka kita harus klik beberapa kali atau mencoba lagi.
4. Metro multitasking.
Jika sobat menggunakan aplikasi Metro (untuk tablet) di Windows 8, screen akan
menampilkan dua aplikasi secara berjajar. Untuk pemula hal itu tidak akan
menjadi masalah besar. Namun bagi advanced user, kemampuan Metro dengan
multitasking hanya untuk dua aplikasi merupakan kelemahan yang fatal.
5. Metro.
Metro memang bisa bekerja baik di tablet tapi UI tersebut sangat tidak
kompatibel jika digunakan pada desktop. Sulit dilakukan untuk sobat yang
menggunakan Notebook. Sehingga secara default Windows 8 tidak mungkin bisa
melakukan booting ke Metro UI. Dengan kata lain Microsoft perlu memberikan
kill-switch untuk mematikan Metro UI.
6. konten Flash di Tablet PC.
Ternyata Microsoft memang sengaja membuat Windows 8 ini tidak bisa mendukung
konten Flash di Tablet PC. Alasan Microsoft melakukan hal ini adalah untuk
menghemat baterai Tablet. Selain itu juga dapat melindungi privasi Tablet kita
dan meningkatkan keamanan. Hal ini dikarenakan pada beberapa aplikasi dan
perangkat elektronik lainnya, penggunaan konten Flash justru menyebabkan data
rusak atau crash.